Cegah Varian Baru Covid-19, Binda Itensifkan kegiatan vaksinasi di Buru

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

KlikMaluku.com – Munculnya sub varian Omicron BA.4 dan BA.5 perlu segera dicegah dengan meningkatkan kekebalan komunal di tengah masyarakat. Pemberian dosis ketiga atau booster harus segera digencarkan agar ketahanan masyarakat menghadapi risiko penularan Covid-19 tetap memadai.

Kabagoops Binda Maluku Kolonel Laut (KH) Rusendra Ichwan, kepada wartawan mengatakan, terkait upaya itu, Badan Intelijen Negara (BIN) terus mengintensifkan kegiatan vaksinasi di semua wilayah termasuk di Provinsi Maluku.

“Perlindungan yang ditawarkan oleh vaksin primer 2 dosis tidak cukup. Vaksin hanya 2 dosis, masih kurang manjur terhadap infeksi Omicron, tetapi masih melindungi terhadap kasus penyakit yang parah. Vaksin booster memastikan bahwa lebih banyak antibodi terbentuk, menawarkan lebih banyak perlindungan,” kata Ichwan.

Ditambahkan, dalam upaya mengintensifkan vaksinasi tersebut, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Maluku setiap harinya akan melayani pemberian vaksinasi dosis primer (1 dan 2) serta booster kepada penerima vaksin. Tim vaksinasi Binda Maluku bekerja sama dengan sejumlah Puskesmas yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku

“Untuk kali ini ini, Senin 15 Agustus 2022, kegiatan vaksinasi kembali digelar di Desa Namlea, tepaptnya di Kantor Desa Jln. Flamboyan, Desa Namlea Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru dengan sasaran masyarakat umum, pelajar, pelayan publik dan lansia. Kami berharap, kegiatan rutin vaksinasi ini mampu meningkatkan capaian vaksinasi di Kabuoaten Buru,” tandasnya

Bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi dosis 1, 2 dan terutama dosis booster, Ichwan mengimbau agar segera melaksanakan vaksinasi untuk melindungi diri dan anggota keluarga dari varian baru virus Covid-19 terutama pada saat aktivitas sehari-hari.

“Intinya, melalui vaksinasi secara massal, Binda Maluku berkomitmen memberikan kemudahan akses vaksin bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang tinggal jauh di daerah 4T (Terdepan, Terluar, Tertinggal dan Transmigrasi),” kata Ichwan pula.

Kabagoops Binda Maluku juga mengakui terrselenggaranya vaksinasi tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan Kab. Buru. (JOW)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.